Sebab Orang Mudah Marah Pintarbaca.Com Sudah tahu penyebab mudah marah dalam islam? Atau ingin tahu mudah marah dan sedih tanpa sebab?

Dimana ada penyakit pastilah disitu ada obat. Demikian pula penyakit hati yang berupa amarah. Sebagaimana penyakit pada umumnya yang bisa sembuh secara tuntas ketika penyakit itu di basmi dari akar mulanya, begitu juga dengan amarah.

Dalam mengobati penyakit yang bernama amarah ini, terlebih dahulu hendaklah di ketahui apa yang menjadi sebab awal dan pendorong munculnya amarah pada diri seseorang.

Dan beberapa penyebab yang mengundang kemarahan dalam diri sseseorang, antara lain adalah sombong, berbangga diri, senda gurau, kelakar, ejekan, mencela, kontradiksi, khianat, sangat tama katas harta dan pangkat yang ingin di capai.

Semua sifat-sifat ini mendorong seseorang untuk berperilaku tercela menurut pandangan syariat islam.

Sebab Orang Mudah Marah

Sebab Orang Mudah Marah

Seseorang tidaklah mungkin bisa sepenuhnya terlepas dari sifat marah, selagi semua sifat-sifat ini masih melekat dalam dirinya.

Oleh karena itu, siapapun dia, hendaklah bersungguh-sungguh untuk menghilangkan segala sifat-sifat tersebut dengan melakukan sifat-sifat sebaliknya.

Pendorong paling kuat atas amarah yang kerap di alami oleh orang-orang bodoh adalah anggapan mereka, dimana seringkali mereka

menyangka bahwa sifat marah adalah bentuk lain dari keberanian, ketangkasan dan kemuliaan diri.

Sangkaan semacam inilah menjadikanjiwa orang-orang itu tertarik condong pada sifat marah serta menganggapnya sebagai suatu sifat yang baik.

Padahal, anggapan semacam ini merupakan kebodohan yang nyata bahkan bisa di katakana kalau orang-orang yang demikian itu hatinya sakit dan akalnya kurang.

Untuk mengobati penyakit orang-orang bodoh ini caranya adalah dengan menyampaikan cerita-cerita para ahli penyantun dan ahli

pemaaf kepada mereka serta memberi petunjuk kepada mereka cara menahan diri dari amarah.

Cara seperti merupakan salah satu cara yang telah contohkan oleh para nabi dan para ulama di zaman dahulu.

Sebab Orang Mudah Marah – CARA MENGOBATI AMARAH

Baca juga:

Pengertian Hawa dan Nafsu dalam Al quran dan Cara Mengendalikannya
Sisi Negatif Harta Duniawi Beserta Kisah Nyata

Ketika amarah dalam diri di rasa mulai berkobar maka hendaknya aamarah itu segera di enyahkan dengan obat yang berlandaskan keilmuan atau berlandaskan dengan amalan.

Obat yang berdasarkan dengan sendiri dan komposisinya.

Terdiri dari beberapa hal;

  1. Hendaklah kamu mencoba mengingat kembali segala anjuran-anjuran yang di tunjukkan oleh syariat keutamaan dari sifat menahan amarah, penyantun dan bersabar diri.

Dngan metode ini jiwa akan lebih condong dalam menggapai pahala yang telah di janjikan lantaran mampu menolak amarah, juga lantaran mampu tentang keinginan diri.

Untuk membalas dendam. Dengan cara seperti ini perasaan marah akan mudah reda dan terhapus dalam diri.

  1. Hendaklah kamu mengingat kembali akan ancaman allah swt dan siksaannya andaikata kamu terus menuruti sifat marah itu.

Dan jangan sesekali kamu sampai diri tega melupakan renungan-renungan, apakah besok di hari kiamat kamu bisa selamat dari murka allah swt.

  1. Hendaklah kamu jangan sampai lupa akibat dari sebuah permusuhan dari balas dendam.

Sebab balas dendam sama artinya telah memberi kesempatan pada musuh untuk ia membalas atas apa yang telah kamu lakukan kepadanya.

Tidak hanya itu, tentunya ia akan terus berusaha menghanurkan harga dirimu dari sisi lain ia akan juga merasa sangat gembira saat sesuatu kamu tertimpa bencana musibah.

Bila kamu ingat akan pepatah lama, angina erkadang berhembus pada arah yang tak di inginkan, tentulah kamu akan segera sadar bahwa dalam hidupmu tidak akan pernah lepas dari cobaan yang menghampiri yang datangnya untuk menguji.

Dengan cara ini setidaknya jiwa mu akan bisa meresah khawatir akan datangnya sifat pemarah itu saat berada di dunia sekali sebetulnya dirimu masih belum sepenuhnya memperhatikan atas balasan ketika di akherat nanti.

Dan bila khawatir telah muncul dalam jiwa maka tentu seseorang akan berfikir dua kali untuk menuruti amarah, jika bakal dari timbulnya dendam.

  1. Cobalah bercermin supaya dirimu bisa melihat betapa jeleknya raut wajahmu ketika sedang marah.

Dan cobalah berandai, raut wajahmu yang buruk ketika itu, umpama rupa musuhmu yang mirip seperti anjing galak yang hendak menerkam atau seekor binatang buas yang ganas lalu dalam saat bersamaan bayangkan juga seorang penyantun yang tenang bersahaja, tidak suka marah-marah, mengikuti perilaku para nabi, para wali, para alim ulama dan orang-orang yang bijaksana.

  1. Cobalah kamu berfikir kembali atas apa yang menjadikan pendorong atatu penyebab sehingga kamu ingin balas dendamdan atas apa yang menjadi penyebab kamu tidak mau menahan nafsu amarah.

Bisa jadi, itu semua terjadi atas sebab perintah setan yang berisik begini kepadamu.

  1. “hai manusia! Jika kamu tidak mampu balas dendam dan tak mampu kepada dia yang telah mencelakaimu maka itu pertanda bahwa dirimu adalah lemah dan hina di mata orang-orang. Ayo, balaskan dendammu dan bakarlah amarahmu!.

Ketika demikian, hendaknya kamu katakana kepada nafsumu;

“wahai nafsu! Aneh sekali engkau ini. Engkau tak sanggup menahan penghinaan sekarang. Apakah engkau lebih sanggup menahan penghinaan kelak di hari kiamat? Apakah engkau tidak bimbang, di hari itu engkau akan di makan di hadapan allah, para malaikat dan pada nabinya?

Sedangkan obat untuk menghilangkan amarah dari racikan amalan adalah dengan segera membaca ta’awud duduk jika amarah bergejolak saat sedang berdiri,

Berbaring bila amarah bergejolak saat sedang duduk. Dan jangan lupa, ketika amarah sedang memuncak maka di sunahkan untuk segera berwhudlu memakai air yang dingin.

Sebab Orang Mudah Marah – AL QUR’AN SEBAGAI PENGUSIR AMARAH

Sebab Orang Mudah Marah

Malik bin aus bin al hadtsan berkata; shohabat r .a marah kepada seorang lelaki dan beliau menyuruhku untuk memukulnya.

Sebab sungkan untuk menolak maka aku menjawab beliau dengan lantunan ayat; wahai mukminin! Seraya membaca.

Maka ayat ini pun di baca berulang kali oleh shohabat Umar seraya memperhatikan kandungan ayat tersebut serta merenunginya.

Kemudian laki-laki itu beliau lepaskan.

Sebab Orang Mudah Marah – CARA CERDIK untuk MENGHILANGKAN MARAH

Sebab Orang Mudah Marah

Al mu’tamir bin sulaiman berkata kepada kaumnya; ada seorang raja yang hidup di masa sebelum masa kalian semua ini. Dia termasuk seorang raja yang punya penyakit hati yaitu gampang emosi dan marah-marah.

Sebenarnya sang raja itu merasa sangat tidak nyaman dengan tabiat buruknya itu. Akhirnya, dalam satu kesempatan dia pun menemukan ide atau trik khusus untuk mensiasati watakpemarahnya itu.

Caranya adalah dengan menulis beberapa kalimat dalam tiga lemar kertas.

Setelah itu, dari tiap-tiap lembarnya dia berikan kepada tiga orang penasehatnya. Saat memberikan kertas kepada penasehat yang pertama, tidak lupa dia berpesan; ‘’apabila aku marah maka berikanlah ini kepadaku!’’

Dan kepada penasehat yang kedua dia juga menitipkan sebuah pesan, yakni; ‘’apabila sebagian kemarahanku sudah reda maka serahkanlah ini kepadaku!’’

Sementara untuk penasehatnya yang ketiga begini pesannya ‘’ apabila telah hilang kemarahanku maka serahkanlah kepadaku!’’

Hari-haripun silih berganti dan kini tibalah waktunya dimana sang raja tersebut tersulut amarahnya.

Maka penasehat pertama yang telah di beri selembar kertas yang mendatanginya lantas memberikannya.

Oleh sang raja, di bacalah isi dari tulisan yang ada pada lembar kertas tersebut;

Bagaimanakah kamu dengan kemarahan ini? Sesungguhnya kamu bukan tuhan. Kamu adalah manusia, dimana hamper sebagian darimu membutuhkan terhadap sebagian yang lain’’.

Karena sebagian amarahnya mulai reda, maka datanglah penasehat kedua untuk memberikan selembar kertas yang lain kepadanya.

Lembar kertas kedua ini berisikan; ‘’ kasihanilah orang di bumi niscaya  kamu akan di kasihani oleh yang di langit!’’

Tiak lama kemudian, datang juga penasehat yang ke tiga untuk memberikan lembaran kertas yang terakhir.

Begini yang tertulis dalam lembaran ketiga tersebut; ‘’perlakukanlah manusia sesuai hak-hak yang telah allah tetapkan! Sebab hanya dengan begitulah kehidupan manusia bisa diperbaiki yakni janganlah sesekali meremehkan terhadap batas-batas yang telah allah atur’’.

Sebab Orang Mudah Marah – KEUTAMAAN MENAHAN DIRI dari KEMARAHAN

Orang yang mampu menahan amarahnya termasuk dari golongan orang-orang yang bertaqwa. Dan ampunan dari Allah swt, sesungguh, akan mereka peroleh serta bagi mereka telah di siapkan di surga.

Alangkah besar dan hebatnya balasan itu!

Dalam sebuah sabda rasulullah saw menegaskan;

‘’ barang siapa mencegah amarahnya niscaya Allah akan mencegah dari azabnya. Barang siapa mengutarakan sebuah alasan kepada tuhan nya niscaya Allah akan menerima alasan tersebut. Dan barang siapa yang menjaga lisannya, niscaya Allah menutupi kejelekannya’’.

Beliau nabi saw dalam sabda yang lain juga menyatakan;

‘’ orang yang paling kuat di antara kalian semua adalah dia yang dapat mengalah nafsu amarahnya sewaktu marah. Sedangkan orang yang paling penyantun adalah dia yang memberikan maaf sekalipun sebetulnya ia mampu untuk membalas’’.

Pernah suatu ketika khalifah Umar ibnul Khattab r.a didatangi oleh orang badui yang berwatak kasar lalu ia berkata kepada beliau;

Wahai Umar, demi Allah! Kamu tidak berlaku adil dalam pemerintahanmu dan kami tidaklah kamu beri sebuah pemberian yang melimpah ruah’’

Mendengar itu, maka khalifah umar marah, hingga kemarahannya itu Nampak jelas dalam raut wajahnya.

Tiba-tiba salah seorang laki-laki berkata kepadanya; wahai, amirul mu’minin! Bersabarlah. Tidakkah tuan mendengar firman Allah.

‘’jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mngerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh’’.

Mendengar ucapan laki-laki tersebut maka amarah khalifah umar pun redup dengan segera dan beliau pun memaafkan orang badui yang barusan sempat mengoloknya.

Sebab Orang Mudah Marah – ENGGAN MEMBERI HUKUMAN karena MARAH

Suatu saat, shohabat umar r.a melihat seorang pemabuk yang sedang asik menenggak minuman keras. Atas perilaku ini, sahabat umar bermaksud untuk memberikan hukuman kepadanya.

Lambat lama shohabat umar mendekat dan di sampaikannyakepada lelaki  pemabuk itu bahwa  dirinya akan terkena sangsi hukuman yang wajib dilaksanakan.

Lain orang lain pula situasinya, ternyata lelaki pemabuk itu bukan malah takut mendengar perkataan shohabat umar bahkan si pemabuk itu malah melontarkan makian kepada shohabat umar.

Orang baik memang beda, ada sikap tertentu dalam tiap kejadian yang di hadapinya. Karena pemabuk marah-marah maka shohabat umar tidak melanjutkan maksudnyadan beliau malah pergi meninggalkan sang pemabuk tadi.

Untuk kejadian yang berlangsung, ada seorang yang bertanya langsung kepada beliau;

‘’wahai amirul mu’minin! Saat orang memikimu, mengapa engkau malah meninggalkan dia?’’

‘’ karena dia telah membuatku marah. Bila aku tetap menjatuhka hukumann kepadanya niscaya hukuman itu terlaksanakan atas pertimbangan amarahku bukan karena menjalankan apa yang menjadi kewajibanku. Dan aku tidak suka bila harus menghukum seorang muslim karena kepentingan diriku sendiri’’ jawab sahabat umar.

Sebab Orang Mudah Marah – KISAH WALI Yang SANGAT SABAR

Alkisah ada seorang lelaki yang mempunyai teman seorang wali. Sekian lama mereka tidak bersua hingga tibalah saat dimana lelaki itu berniat

untuk berkunjung ke rumah temannya yang telah masyhur menjadi seorang wali. Dia pun bergegas dengan naik kendaraanya serta membawa sedikit oleh-oleh menuju rumah temannya tersebut.

Ketika telah tiba di rumah temannya itu, dia pun di sambut dengan gembira ria. Mereka berdua saling melepas rindu yang telah sekian lama membeku dan saling menanyakan kabar.

Barang bawaan sebagai hadiah, oleh lelaki tersebut pun segera di berikan kepada si wali.

Tangan selalu terbuka lebar, si wali menerima pemberiannya dengan senang hati lantas ia letakkan hadiah itu di atas meja dengan maksud supaya bisa di makan bersama-sama.

Belum sempat oleh-oleh yang berupa makanan itu di buka, rupanya istri si wali datang untuk mengambil dan menggantinya dengan  kalimat makian teruntuk kepada si wali.

Melihat kejadian ini, laki-laki yang menjadi tamu itu merasa tak enak hati dan sedikit marah akan apa yang telah dilakukan oleh si istri wali.

Maka dia pun segera pamit untuk keluar dari rumah lantaran melihat kejadian yang kurang nyaman tersebut.

Ini bukan masalah nyaman atau tidak saja melainkan lelaki yang menjadi tamu adalah seorang kawan.

Karena itulah sang wali segera bergegas mengejarnya dan berkata kepada temannya;

‘’ engkau ingat pada suatu hari, dimana aku bertemu di rumahmu. Kamu beri aku jamuan makan yang kamu letakkan di sebuah nampan. Lalu datanglah seekor kucing dan kucing itu membawa laris hidangan tersebut. Melihat kejadianitu tidak ada satu orang pun yang marah di antara kita’’.

Benar, saat itu tidak ada yang marah’’ laki-laki itu menjawabnya

“aku kira, bahwa dia ini seperti kucing’’ sambung sang wali.

Rupanya wali tidak hanya sekedar wali akan tetapi ia juga penyabar serta cerdik dalam meredakan amarah yang sedang berkobar membara sekalipun.

Kemudianlelaki yang bertamu itu berlalu pergi dengan jiwa ramah tanpa ada marah, ucapan sang wali enyahlah amarah seketika.

Saat sambil berjalan, lelaki yang bertamu itu dalam hatinya bergumam; ‘’ benar kata temanku si wali itu, sabar dan murah hati adalah obat dari segala macam penyakit.’’

Itulah beberapa artikel Sebab Orang Mudah Marah dalam islam beserta ciri ciri marah atau emosi tanpa sebab yang datang saat tersinggung maupun ada hal pribadi yang menyebabkan amarahnya tak terkendali atau tak stabil, baik pada diri sendiri maupun orang lain.

¹