Kisah Nabi Adam Pintarbaca.Com Sudah tahu kisah nabi adam untuk anak? Atau ingin tahu kisah nabi adam singkat?

Kisah Nabi Adam As – Asal mula langit dan bumi

Sebelum nabi adam di ciptakan, allah swt. Telah menciptakan langit, bumi beserta semua isinya. Gunung, laut, dan tumbuhan, hewan, dan sebagainya. Matahari di ciptakan sebagai sumber panas, sumber cahaya dan sumber energi bagi makhluk hidup lainnya. Bulan dan bintang diciptakan sebagai penerang disaat malam.

Langit dan bumi oleh allah swt diciptakan dalam waktu 6 hari atau 6 masa. Sedangkan satu hari atau satu masa di sisi allah swt sama dengan kira-kira seribu tahun menurut perhitungan manusia.

Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Apabila dia menghendaki untuk menciptakan sesuatu, maka dia cukup berfirman kun (jadilah), maka jadilah apa yang dikehendakinya.

Kisah Nabi Adam

Kisah Nabi Adam

Kisah Nabi Adam As – Asal mula malaikat
Sesudah menciptakan langit dab bumi, maka allah swt menciptakann makhluk ang bernama malaikat. Malaikat di buat dari nur atau cahaya.

Malaikat di ciptakan sebagai makhluk yang tunduk dan patuh senantiasa berbakti kepadanya. Sama sekali tidak pernah durhaka kepadanya.

Malaikat di karuniai akal tetapi tidak di karuniai nafsu seperti manusia. Karena itu malaikat tidak makan, tidak minum dan tidak bersyahwat.

Malaikat tidak pernah melakukan dosa. Tidak berjenis laki – laki maupun perempuan serta memiliki atau menghuni alam tersendiri yaitu alam ghaib yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.

Kisah Nabi Adam As – Asal mula jin/iblis

Jin dan iblis diciptakan dari api yang panas. Ia mempunyai jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Jin ada yang patuh dan ada yang ingkar kepada perintah Allah. Jin yang ingkar dan membangkang terhadap perintah Allah tersebut iblis atau syetan.

Iblis adalah nenek moyang syetan. Iblis dan keturunannya sangat ingkar kepada Allah dan amat jahat, tidak ada kebaikannya sama sekali. Pekerjaan mereka adalah menggoda manusia agar tersesat dan mengikuti jejak langkah mereka sehingga jatuh dalam kubangan dosa dan akhirnya sama-sama dia masuk neraka.

Permintaan iblis agar dipanjangkan umurnya sampai hari kiamat dikabulkan oleh Allah swt. Sebab dahulu iblis adalah makhluk yang pernah patuh kepada Allah. Jadi perpanjangan umur bagi iblis hingga hari kiamat adalah sebagai balasan bagi kebaikannya di masa lalu sebelum diciptakannya nabi adam.

Setelah nabi adam diciptakan oleh allah, iblis menjadi makhluk pembangkang, maka ia di kutuk oleh allah dan di usir dari surga.

Kisah Nabi Adam As – Asal mula nabi adam alaihissalam

Sesudah alam semesta, langit dan bumi, malaikat dan jin atau iblis di ciptakan. Maka Allah menciptakan makhluk yang akan menjadi pengatur dan pengelola bumi dan alam semesta. Hal ini diutarakan pada malaikat.

Kemudian para malaikat seolah kurang setuju dan berkata, “mengapa engkau akan menciptakan manusia yang hanya akan berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka akan saling bermusuhan dan saling menumpahkan darah antar sesamanya. Bukankah kami senantiasa patuh dan mengagungkan namamu?”.

Selanjutnya untuk melenyapkan kekhawatiran para malaikat ini, Allah berfirman: “sesungguhnya aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.
Mendengar firman Allah ini para malaikat hanya terdiam. Kemudian Allah menciptakan manusia dari tanah liat dan lumpur hitam. Setelah Adam terbentuk kemudian di hembuskanlah ruh kepadanya.

Adam pun dapat hidup, berjalan, berlari sebagaimana manusia sekarang. Sebagai calon pengatur dan pengelola alam itu adam juga di bekali dengan ilmu dan hikmah. Inilah salah satu kelebihan yang di berikan Allah kepada adam.

Kisah Nabi Adam As – Percakapan Allah dengan Iblis

Allah kemudian memerintahkan para malaikat untuk bersujud hormat kepada adam. Para malaikat pun dengan serta merta segera bersujud kepada adam demi memenuhi perintah Allah. Tetapi iblis menolak dan membangkang terhadap perintah allah.

“apakah yang membuat engkau tidak mau bersujud kepada adam”?
“saya lebih baik daripada adam engkau menciptakan saya dari api sedangkan adam engkau ciptakan haya dari tanah”. kata iblis sambil menyombongkan diri. Ini hanyalah pendapat iblis sediri. Sedangkan Allah lah yang maha mengetahui siapa sebenarnya yang lebih mulia.

Allah murka mendengar jawaban iblis yang menunjukkan kesombongan tersebut. Kemudian Allah berfirman: “ hai iblis keluarlah dari surga. Sungguh engkau tak patut tinggal disini lagi dan terkutuklah engkau selama-lamanya”.

Iblis berkata:” wahai Tuhan kami Engkau kutuk dan Engkau usir aku dari surga karena adam. Saya rela, tetapi kabulkanlah permohonanku. Tundalah ajalku, panjangkanlah umurku hingga hari kiamat nanti. Permohonan iblis di kabulkan oleh Allah. Ia akan di biarkan hidup sampai hari kiamat”.

Kisah Nabi Adam As – Sumpah Iblis yang Akan Menyesatkan

Kemudian iblis bersumpah: “ ya tuhan, karena engkau telah menghukum saya sebagai yang tersesat, maka saya akan menghalang-halangi adam dan seluruh keturunannya dari jalan-mu yang lurus. Saya akan menghalang-halangi dari segala penjuru. Dari-kanan, dari kiri, dari muka, dari belakang maupun dari atas dan bawah”.

Demikian lah sumpah iblis. Ia bertekad untuk menyesatkan adam dan seluruh keturunannya agar mereka menjauhi perintah allah dan berbuat kerusakan serta saling berbunuh-bunuhan satu sama lain.

Allah berfirman: untuk melawan segala bentuk tipu dayamu, aku menganugrahi akal. Dengan akal iitu aku akan bimbang mereka dengan petunjuk-petunjuk aku turunkan mereka akakn kejalanku yang lurus.

Dengan akal itu pula manusia akan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Siapa yang tidak mau menggunakan akalnya, merekalah yang dapat kau sesatkan. Mereka yang tersesat itu akan mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada-ku kelak di hari kiamat.

Mendengar firman Allah tersebut semakin memuncaklah kebencian iblis kepada Adam. Kemudian iblis berusaha mencari titik kelemahan adam agar dapat melaksanakan niatnya menyesatkan adam dan selurh keturunannya. Akhirnya iblis menemukan adam yang terletak pada nafsunya.

Karena dengan nafsunya manusia cenderung berbuat keburukan jika ia tidak pandai-pandai mengendalikannya.

Jika manusia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya, maka terbuka lebarlah kesempatan bagi iblis untuk menjerumuskan manusia dalam kesesatan.

Sebagai calon pengatur dan pengelola alam semesta kepada adam, Allah mengaruniakan akal dan nafsu. Selain itu adam juga dibekali dengan ilmu dan hikmah. Allah mengajarkan kepada adam nama-nama benda yang dilihatkan. Dengan demikian adam awal yang diberikan allah sebagai calon pengatur dan pengelola bumi.

Allah berfirman kepada para malaikat : “ sebutkanlah kepadaku nama-nama benda itu”.

Maha sucu engkau ya Allah. Tidak ada sesuatu yang kami ketahui kecuali yang telah engkau ajarkan kepada kami. Hanya engkau lah yang mengetahui segala sesuatu, kata para malaikat sengan penuh takzim.

“hai adam, beritahukanlah nama-nama benda itu kepada mereka?” firman allah.
Kemudian adam pun menyebutkan nama-nama benda yang di maksud satu persatu. Para malaikat terkagum-kagum seraya memberi hormat.

“ bukankah sudah aku katakan bahwa aku lebih mengetahui apa yang tidak kalian ketahui “, firman Allah kemudian.

Para malaikat memuja Allah dan memberi hormat, kepada adam. Mereka merasa bahwa adam memiliki kelebihan yang tidak mereka miliki. Allah memberi adam sebuah tempat yang nyaman dan sentosa yaitu surga.

Tempat ini sangat indah, damai dan permai. Ditempat ini segala kebutuhan hidup adam terpenuhi. Semua telah tersedia. Kebutuhan surga penuh dengan buah-buahan yang lezat rasanya. Air sungai jernih dengan berbagai macam air yang dapat di minum. Ada sungai madu, sungai susu, dan ada sungai arak yang tidak memabukkan.

Ada perabot-perabot seperti gelas dan lain sebagainya yang tertata rapi dan teratur. Pohon, tetumbuhan dan rerumputan semuanya tertata rapidan indah. Terasa amat sejuk dan aman.

Adam merasa sangat senang. Ia berkeliling di sekitar taman surga yang indah, tetapi ia merasa sangat kesepian karena tidak mempunyai teman. Padahal ia melihat semua makhluk yang ada di surga berpasang-pasangan.

Kisah Nabi Adam As – Terciptanya Siti Hawa (Istri Nbi Adam)

Adam merasa kesepian karena tak mempunyai teman atau pasangan, padahal ia melihat semua binatang yang ada di surga itu hidup berpasang-pasangan.

Allah maha tahu segala sesuatu tentang makhluknya. Dia mengetahui apa yang tergerak dalam hati adam. Adam membutuhkan teman atau pasangan. Maka di saat Allah menciptakan lagi manusia sebagai teman dan pasangan hidup adam.

Manusia yang diciptakan ini berbeda jenis dengan adam ia adalah seorang wanita dan di namakan Hawa. Ketika adam bangun dari tidurnya ia pun terkejut bukan kepalang. Adam mengusap-ngusap kedua belah matanya seolah tidak percaya. Di sampingnya duduk seorang wanita yang anggun, cantik dan mempesona.

Adam merasa sangat kagum dan tertarik dengan wanita di sampingnya karena Allah telah membekalinya dengan nafsu termasuk nafsu terhadap lawan jenisnya.
“Siapakah engkau? Mengapa engkau berada di sini?” tanya adam.

Dengan tersenyum hawa menjawab: “ aku adalah hawa yang di ciptakan oleh Allah untuk menjadi teman hidupmu”.

Hati adam sangat gembira mendengar jawaban itu. Ia memuja Allah dan amat bersyukur kepada Allah yang telah mengabulkan keinginannya sehingga ia tidak akan merasa kesepian lagi.

Hawa telah ditakdirkan Allah menjadi istri adam. Sepanjang hari mereka senang sepuas hati.

Mereka boleh memakan makanan atau buah-buahan apa saja yang tersedia di surga. Hanya satu yang di larang oleh allah yaitu mendekat memakan buah khuldi.

Kisah Nabi Adam As – Bujukan Iblis kepada Nabi Adam

Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan adam dan keturunannya. Ia berupaya keras agar adam juga terusir dari surga seperti dirinya.

Suatu ketika ia masuk ke surga. Kebetulan pada saat itu adam dan hawa merasa haus dan lapar, iblis datang mendekat berkata: “ hai adam nampaknya engkau dan istrimu sedang lapar dan haus. Makanlah buah yang ada di hadapanmu itu. Baunya pun sangat harum. Tentunya rasapun sangat lezat”.

Adam tahu bahwa buah di hadapannya memang tampak lain dari buah-buhan yang lain. Tetapi buah itu adalah larangan baginya. Maka ia tidak mau dan tidak lagi memetiknya. Iblis tetap membujuk adam dan hawa. Namun adam dan hawa tetap menolak untuk memakan buah itu.

Iblis merasa sangat kecewa. Tapi ia tidak berputus asa. Pada suatu saat ia datang mendekati adam lagi. Kali ini ia berkata: “mengapa Allah melarang kalian makan buah itu, tidak lain karena agar kalian memakan buah itu, kalian akan menjadi penghuni kekal di surga ini. Percayalah aku adalah seorang teman yang memberi nasihat yang baik kepadanya”.

Pendirian adam dan hawa tetap tidak tergoyahkan. Mereka tetap tidak mau menuruti godaan iblis itu, untuk memakan buah khuldi. Pada suatu ketika iblis datang lagi kepada adam. Ia memilih saat yang tepat.

Saat itu adam dan hawa baru saja berjalan-jalan keliling surga. Mereka kelelahan. Saat itu iblis datang dan berkata: “ hai adam, ketahuilah, sebenarnya hanya golongan malaikat sajalah yang boleh memakan buah khuldi itu. Sebab dengan memakan buah itu para malaikat akan dapat hidup kekal di surga tanpa mengalami kematian”.

Kisah Nabi Adam As – Tipu Daya Iblis

ADAM DAN HAWA TAMPAK MULAI TERTARIK MENDENGAR PERKATAAN IBLIS
“ kami telah mendengar rahasia Allah sebelum kalian di ciptakan”, sambung iblis. “bahwa kalian tidak akan lama hidup di surga. Beberapa waktu lagi kalian akan di matikan, karena itu kalian dilarang memakan buah khuldi itu.
Nah, jika kalian ingin hidup kekal di surga, maka makanlah buah khuldi itu. Rasanya sangat enak, tidak ada duanya di surga ini. Sungguh bodoh jika kalian tidak menerima nasihatku ini.

Kisah Nabi Adam As – Bujukan Iblis kepada Nabi Adam

ADAM DAN HAWA MULAI TERBUJUK
Iblis melanjutkan rayuannya. Aku berani bersumpah dihadapan kalian. Demi Allah aku sebenarnya hanya memberi nasehat kepada kalian karena aku merasa kasihan dengan kalian berdua. Larangan Allah itu hanyalah supaya kalian tidak dapat hidup kekal di surga ini “.

Hawa yang mulai terbujuk oleh rayuan iblis berkata kepada adam. “mungkin benar ucapan iblis itu, apalagi ia telah bersumpah atas nama allah”.

Hawa yang lemah hatinya kemudian menghampiri buah khuldi dan memetiknya. Terlebih lagi mereka merasa letih, lapar dan haus. Apalagi setelah mendengar ucapan iblis tersebut yang mengatakan bahwa buah khuldi adalah Akhirnya mereka melupakan peringatan Allah.

Keduanya lalu memakan buah itu, apalagi buah itu memang sangat lezat rasanya, sehingga mereka lupa larangan allah.

Allah sangat murka dan mencela perbuatan mereka. Allah berfirman: “ bukankah aku telah melarang kalian berdua mendekati pohon itu dan aku katakan kepadamu bahwa syetan adalah musuh yang nyata bagimu”.

Adam dan hawa merasa sangat menyesal sekali. Apalagi setelah memakan buah itu seluruh aurat mereka jadi terbuka. Mereka kebingungan dan berlarian kesana kemari sembari berusaha menutupi aurat mereka dengan dedaunan surga.

Mereka sangat malu dan ketakutan mendengar firman Allah tersebut. Namun akhirnya adam dan hawa menyadari bahwa mereka tidak mungkin lari dan menyembunyikan diri dari hadapan Allah yang maha tahu.

Kisah Nabi Adam As – Diturunkannya Nabi Adam ke Bumi

ADAM DAN HAWA DITURUNKAN KE BUMI
Allah maha pengasih dan maha pengampun. Allah berkenan menerima taubat adam dan hawa. Keduanya di ampuni. Tetatp atas kesalahannya itu, mereka harus keluar dari surga yang penuh kenikmatan hidup.

Ini memang sesuai dengan kehendak Allah yang menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi, pengatur dan pengelola bumi.

Maka berfirmanlah Allah: ” demi kemuliaanku, kalian berdua harus meninggalkan surga ini. Kalian harus turun ke bumi yang telah lama terbentang. Di sana segala keperluan dan kebutuhan hidupmu telah tersedia. Tetapi kalian harus bersusah payahdan bekerja keras untuk mendapatkannya”.

Selain adam dan hawa, iblis juga di usir dari surga dan harus hidup di bumi walaupun di alam yang berbeda.

Firman Allah: “ turunlah kalian ke bumi. Di bumi kamu hidup. Di bumi pula kamu mati. Dari bumi itu kamu akan di bangkitkan. Di bumi kelak kamu dan anak cucumu akan mendapatkan godaan dan rayuan iblis agar anak cucumu akan celaka dan hidup sengsara.

Namun kamu tidak perlu khawatir. Aku akan memberi petunjuk-petunjuk untuk mengikuti jalanku yang lurus yaitu ajaran- ajaran agama. Baran siapa yang mengikuti petunjuk dan ajaran-ajaranku, niscaya akan selamat dari tipu daya dan bujuk rayu iblis”.

Demikianlah akhirnya adam dan hawa harus turun ke bumi sesuai dengan perintah Allah. Mereka berdua turun ke bumi dalam keadaan terpisah.

Konon adam di turunkan di tanah india, sedangkan hawa di turunkan di tanah arab.

Di bumi mereka harus menghadari rintangan dan tantangan hidup yang amat berat untuk mempertahankan kehidupannya. Wajah bumi yang belum terjamah oleh tangan manusia keadaannya sangat menyeramkan.

Gunung-gunung menjulang tinggi, jurang-jurang terjal menganga lebar, pohon-pohon raksasa tumbuh membentang di sana sini, hutan balantara amat lebat dan semak-semak belukar dan binatang-binatang buas baik yang besar maupun yang kecil berkeliaran mencari mangsa.

Belum lagi tantangan berupa angin, badai, petir, hujan, panas matahari, gempa, topan maupun tantangan yang berasal dari gejala alam lainnya.

Selama bertahun-tahun keduanya saling mencari satu sama lain. Berkelana mengembara dari suatu tempat ke tempat yang lain. Perjalanan yang di tempuh sangat menantang, sukar dan penuh bahaya.

Kisah Nabi Adam As – Bertemunya Nabi Adam dan Hawa di Padang Arafah

Derita dan sengsara benar-benar mereka rasakan. Namun, Allah telah membekali mereka dengan akal untuk mengatasi kesulitan hidup di dunia. Akhirnya setelah mereka menempuh perjalanan panjang selama empat puluh tahun, mereka dipertemukan oleh Allah di padang arafah.

Betapa haru dan bahagia hati adam dan hawa. Adam sangat terharu dengan keadaan istrinya yang kelelahan dan sangat memprihatinkan setelah melawan tantangan sepanjang perjalanan tanpa seorang pun sebagai kawan.

Mereka berpelukan dan menangis penuh rasa haru. Pertemuan ini mereka kemudian di peringati setiap tahun oleh umat islam seluruh dunia dengan adanya wukuf di padang arafah.

Kisah Nabi Adam As – Sejarah Ibadah Haji di arafah

Bagi yang menjalankan ibadah haji dan puasa di hari arafah bagi yang menjalankan ibadah haji.

Kini mulailah keduanya menapaki lembar kehidupan yang baru sebagai cikal bekal manusia. Mereka kemudian menempati sebuah goa yang besar dan lebar sebagai tempat perlindungan dari segala gangguan dan ancaman hidup mereka.

Goa itu terletak didataran tinggi sehingga tidak mudah dijangkau oleh binatang buas dan tumpahan air bah dan hujan.

Dengan menggunakan akal yang telah di karuniakan Allah, mereka mulai mengelola alam di sekitarnya. Mereka menjinakkan binatang untuk diternak dan di ambil manfaatnya untuk kepentingan hidup mereka.

Mereka juga telah mengolah lahan pertanian dan perkebunan bercocok tanah buah-buahan. Tantangan hidup yang demikian kerap telah menggerakkan akal pikiran mereka untuk dapat mempertahankan hidup dan mencapai keadaan yang lebih baik.

Kisah Nabi Adam As – Nama Anak Nabi Adam

KISAH QABIL dan HABIL Anak Nabi Adam As
Waktu terus berlalu. Seiring perjalanan waktu mereka di karuniai anak. Setiap hawa melahirkan, selalu kembar lelaki dan perempuan. Pada tahun pertama setelah mereka dipertemukan.

Hawa melahirkan sepasang anak kembar, lelaki dan perempuan. Yang lelaki di beri nama qabil dan yang perempuan di beri nama Iqlima.

Pada tahun berikutnya lahir lagi sepasang anak yang bernama habil dan labuda. Adam dan hawa berharap dari keempat anak pertamanya ini akan berkembang biak secara luas untuk mengisi dan makmurkan bumi Allah.

Di bawah asuhan ayah dan ibunya yang penuh cinta kasih keempat anak tersebut tumbuh dengan pesat. Adam dan hawa tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang di antara anak-anaknya.

Baik laki-laki maupun perempuan mereka diperlakukan secara adil. Yang perempuan di didik sesuai dengan kodrat kewanitaannya yaitu menolong ibunya dan mengurus rumah tangga serta hal-hal yang menjadi tugas perempuan.

Sedangkan yang laki-laki membantu ayahnya berusaha mencari nafkah sesuai dengan bakat masing-masing, qabil berusaha dalam bidang peternakan.

Ketika mereka sudah menginjak usia dewasa, Allah memberikan petunjuk kepada adam untuk mengawinkan putra putrinya secara silang. Qabil harus kawin dengan saudara kembar habil yang bernama labuda.

Sedangkan habil harus kawin dengan saudara qabil yang bernama iqlima. Inilah syariat islam yang di sampaikan oleh adam kepada putra-putrinya . namun qabil menolaknya mentah-mentah.

Ia tidak mau kawin dengan labuda yang kembarannya sendiri. Ia tetap bersikeras untuk kawin dengan saudara kembarannya sendiri yakni iqlima yang berwajah cantik jelita.

Rupanya qabil telah terbujuk oleh rayuan iblis sehingga ia lebih memperturutkan hawa nafsunya daripada mempergunakan akalnya, ia tidak mau menerima syariat yang di sampaikan ayahnya, Adam.

Adam adalah ayah yang arif dan bijaksana. Ia terus menasihati qabil agar mau menerima keputusan syariat yang ditetapkan oleh Allah.

Namun qabil tetap menolak. Akhirnya adam memerintahkan kepada qabil dan habil untuk mempersembahkan qurban. Biarlah Allah sendiri yang menentukan penyelesaian masalah itu.

Maka di saksikan oleh seluruh anggota keluarga adam, qabil dan habil mempersembahkan qurban di atas bukit. Qabil mempersembahkan hasil pertaniannya. Ia sengaja memilihkan hasil pertanian hasil ternaknya berupa kambing yang paling bagus yang sangat di sayangi.

Degan berdebar-debar mereka menyaksikan dari jauh. Tak lama kemudian tampaklah api besar yang menyambar kambing persembahan habil. Sedangkan gandum hasil dari pertanian qabil masih tetap utuh sebagai tanda bahwa persembahan qabil tidak di terima.

Qabil berusaha memendam rasa kecewa dan sakit hatinya selama beberapa tahun. Lama-lama ia tidak bisa menahan diri lagi. Suatu hari ia mendatangi habil di peternakannya.

Bujuk rayu iblis telah merasuki jiwanya. Pada saat habil lengah, qabil memukul tepat kepada habil dengan batu besar. Habil meninggal. Inilah pembunuhan pertama yang dilakukan oleh manusia.

Seluruh alam seolah-olah bersedih atas kematian habil. Kini qabil kebingungan menghadapi jenazah habil. Ia berpikir keras bagaimana menyembunyikan jasad saudaranya itu.

Ia tidak tahu harus diapakan jasad tersebut. Ia berjalan kesana kemari sambil membopong jasad adiknya yang telah kaku. Rasa sesalpun mulai merayapi hatinya. Ia sangat menyesal dan sedih. Air matanya pun mulai berlinangan.

Allah memberikan ilham kepada qabil dengan mengutus dua ekor burung gagak. Dua burung gagak itu berebut untuk mematuk mayat habil. Akhirnya keduanya bertarung sampai akhirnya salah satu dari keduanya mati.

Burung gagak yang masih hidup itu kemudian menggores-gores tanah menggali lubang dengan menggunakan paruh dan kedua kakinya. Lalu memasukkan bangkai saudaranya kedalam lubang tersebut dan menimbuninya dengan tanah.

Dengan meniru cara burung gagak tersebut mengubur saudaranya, qabil mengubur jasad habil. Sesudah mengubur jasad habil, ia masih kebingungan dan belum berani pulang ke tempat tinggal mereka.

Sebab jika ia pulang, tentunya ayahnya akan mempertanyakan kemana perginya habil. Rasa berdosa mulai membuatnya ketakutan sendiri.

Terlebih lagi dari puncak bukit itu melihat ayahnya datang tergopoh-gopoh menghampirinya. Qabil ketakutan. Akhirnya ia lari masuk ke hutan balantara, mendaki gunung dan menuruni lembah.

Adam dan hawa sangat sedih atas kejadian itu. Namun mereka pasrah kepada Allah dan menerimanya sebagai takdir dan kehendaknya. Ia memohon agar di karuniai kesabaran dan keteguhan iman. Mereka juga beristigfar memohon ampun bagi putranya qabil.

Selesai sudah kisah nabi adam As secara singkat dan lengkap ini. Semoga dapat memberikan hikmah dan pelajaran bagi kita semua.

¹